Rss Digg Twitter Delicious Facebook Stumbleupon

Minggu, 01 September 2013

Nonton streaming liga italia serie a 2013-2014 tanpa buffer

Singkat saja, buat rekan-rekan yang pecinta liga italia serie a silakan buka http://chaarjiw.blogspot.com/ dan ikuti petunjuk yang ada.. mudah2an membantu.
sekarang saya sdg menonton Juventus vs Lazio melalui siaran streaming ini.

Selasa, 27 Agustus 2013

Seperti Drama yang Ter"dramatisir"

Mandumna Holic...
Dalam beberapa hari terakhir ini saya seperti sedang terbang menerawang kebelakang, bukan membuka lembaran tentang hal-hal indah di masa lalu (saat dimana kebahagiaan lahir bathin sempat terasa; bukan karena pernah menjadi nakhoda-Red), justru saya memikirkan suatu masa dimana jalur kehidupan yang sedang menanjak itu terputus dan saya terdampar jauh ke jurang yang tak terhingga.
Pertengahan tahun 2009 ketika saya diterima menjadi mahasiswa kedokteran di sebuah universitas negeri, saya sebut disini sebagai tahap menanjak episode satu, dimana saat itu saya seperti terlahir untuk kebahagiaan (kebahagiaan karena SHALAT LIMA WAKTU LANCAR DAN MERASA TAKUT SEKALI UNTUK MENINGGALKANNYA diiringi kebahagiaan karena dapat membuat kedua orang tua saya tersenyum bahagia dengan "prestasi kecil" yang saya raih (lulus di FK dan berujung dengan IP "agak melambung" di akhir semester awal) serta sebuah kebahagiaan lain yang bersamaan dimana saya mendapatkan kepercayaan rekan-rekan di kampus untuk menjadi "ujung tombak" mereka (sebatas komting pada saat itu; semestersatu-Red). Akhir cerita, tahun itu saya lalui dengan manis (meski banyak sahabat saya yang "sedikit mencibir" karena saya belum punya pacar pada saat itu, hah!)

Oke, kita lanjut ke episode kedua yang tepatnya dimulai dari pertengahan 2010 sampai dengan awal 2011. Saya katakan episode kedua karena tanjakan yang saya lalu seperti meningkat levelnya. Disitu saya mulai "merambah" ke lingkungan kampus secara universal, dimana para kakak kelas mulai mengenal dan "memperhitungkan" keberadaan hamba mungil ini. Disitulah saya dan beberapa rekan se-angkatan mendirikan KIP (pada saat itu belum ada lembaga khusus yang ditunjuk kampus sebagai mediator pemilihan ketua himpunan, maklum kampus baru), dengan tekad kuat saya dan rekan-rekan berhasil membuat pemilihan akbar pertama yang kala itu di menangkan oleh kandidat berinisial RZ, seorang kakak kelas yang punya komitmen kuat dan tegas. *menurutsaya. Saya dan rekan tadi ikut berkelana selama satu periode bersama kabinet ini, terpilih menjadi sekbid dan ikut meramaikan aktivitas orientasi maba dengan menjadi koordinator lapangan. Episode ini juga diiringi dengan keikutsertaan saya dalam struktur BEM Universitas terpilih (disaat yang bersamaan saya juga menjadi tim sukses utk salah satu capresma Universitas yang pada akhirnya terpilih, bg D). Setengah periode lebih ikut "nimbrung" karena sesuatu dan lain hal yang akan tersambung ke episode ke 3.
 Lanjut kita ke masa-masa selanjutnya di episode ke 3, sebuah kisah penuh lika liku yang dimulai dari terpilihnya saya sebagai "nakhoda" lembaga eksekutif tingkat fakultas dan dengan mundurnya saya di keanggotaan BEM Universitas. Masa-masa akademik masih cukup stabil dalam artian masih selalu berada di "posisi" aman dalam hal IP. Dengan dibantu oleh beberapa rekan "setia" saya mulai membangun sebuah kabinet yang cukup solid (menurut beberapa orang) di awal kepengurusan. Kami tetap kompak dalam menyukseskan "keeksistensian" kampus termasuk sebuah gebrakan besar mahasiswa yang pada saat itu sedang menuntut transparansi rek**r baru, sebuah tantangan besar bagi saya dan rekan-rekan karena kami cenderung disebut sebagai tokoh muda dibandingkan aktivis dari fakultas-fakultas lain. Dikemudian hari masalah itu selesai meskipun tidak sepenuhnya tuntutan dari gebrakan ini terpenuhi.
Dan tibalah saat yang sampai saat ini sungguh saya sesali, sebuah pertemuan dengan hati yang saya pikir sebelumnya dapat memaksimalkan pendidikan maupun kinerja saya di lembaga eksekutif tersebut. Namun yang terjadi apa? saya justru terikat dan seolah kehidupan saya seperti sebuah robot yang disetting oleh majikan. Semuanya tak terkendali sama sekali (mungkin kesalahan saya juga terlalu memanjakan ataupun terlalu mengalah dengan hati itu. Saya menjadi orang yang harus menjadi "tumbal" dari semua permasalahan dari ikatan hati tersebut. Sangat-sangat tidak enak dan cenderung membuat saya melupakan kewajiban utama saya untuk belajar dan kewajiban lain yaitu mengakomodir mahasiswa di kampus (bahkan sekretariat tak terurus karena jarang terisi). Satu persatu rekan-rekan "setia" saya tadi mulai mempertanyakan dan bahkan ada yang "menjauh" dari saya. Entah apa yang terjadi, saya sadar betul ini bukan sesuatu yang tepat namun tetap saya lakukan. Hari-hari lebih banyak saya lewati dengan kehidupan "percintaan", pertengkaran dan huffffffffttttt otak saya seperti telah berhenti bekerja. Tidak tanggung-tanggung dua blok di semester berjalan saat itu saya gagal dan otomatis ip hanya satukomasekian, Subhanallaah. Dipertengahan akhir mulai timbul gejolak dengan hadirnya para "haters" yang menurut saya pantas karena mereka tidak ingin lembaga eksekutif ini hancur hanya karena seorang pemimpin yang telah berubah drastis seperti saya. Timbul berbagai isu kampus yang tidak enak untuk didengarkan, konflik mulai memanas di kalangan anggota. Para pengikut yang saya sebut "setia" tadi bahkan terpecah-pecah menjadi beberapa kubu. Ada yang memilih keluar dari keanggotaan dan ada pula yang masih bertahan untuk melanjutkan program kerja hingga akhir meski tanpa kehadiran "saya" secara maksimal (hadir tidak untuk mengakomodir, pikiran seperti tergerus hanya untuk mengurus masalah hati). Episode ini saya sebut sebagai episode empat atau episode transisi. -Sebuah kisah yang akan saya sesali seumur hidup saya-. Transisi dari saya yang di masa lalu menjadi saya yang seperti ini. Kapal yang saya kemudikan hanya indah di awal, kapal ini tenggelam bersama "KEBODOHAN" saya sampai akhir periode.
Saya ...
Kemana saya yang "fanatik" terhadap agama? Kemana janji saya pada orang tua untuk belajar yang tekun? kemana janji saya untuk memberikan yang terbaik untuk kampus seperti yang saya utarakan saat kampanye dulu? kemana rasa kesetiakawanan saya yang selalu saya agungkan di masa-masa sebelum itu? semuanya pergi seiring dengan tingkah "BODOH" saya yang hanya menjadi robot, hanya menjadi budak.
Terima kasih untuk para likers yang masih berada bersama saya sampai saat ini, terima kasih untuk para haters yang telah membuat saya mengerti hingga keluarnya tulisan ini... meski semuanya sudah terlambat.


Sekarang, setelah kurang lebih dua tahun "terikat" seperti ini saya mulai sedikit bisa meminimalisir kerugian, prestasi akademik sudah mulai terlihat walaupun sesuatu yang dinamakan image sebagai seorang aktivis itu telah hilang tak bertuan.


Pada saat saya membuat tulisan ini saya sedang dalam proses menuju sidang akhir, agak telat karena setengah dari mahasiswa angkatan saya bahkan sudah koas.
Disatu sisi, ini saya artikan sebagai anugerah karena telah membuat saya berfikir untuk lebih dewasa walau disisi lain rasa "bersalah" terus terngiang sampai saat ini.
Ampuni saya YAA ALLAH, maafkan saya ayah dan bunda, maafkan saya ...

Selasa, 02 Juli 2013

Abaikan Kesehatan Agar Mampu Menjadi Praktisi Kesehatan yang Kompeten, Hah ?

Mandumna Holic dimanapun kalian berada, gue dokter. Trus? Lantas?Gue jarang tidur. Brak !!!

Beginilah nasib ku malam ini (yg sbenarnya hampir tiap malam), susah sekali untuk memejamkan mata walau sesaat saja. Ga tau kenapa, kalo dibilang sakit perasaan ga (kecuali sakit perut-Red), atau stress berat kali? Nehi... ga juga bung.

Dan... buat postinganlah kerjaan gue sambil menunggu pagi gitu. Yah, lu tau sendiri. Gue harus masuk kuliah jam setengah 8 hari ini. Hadeuh...

Apa yg gue derita ini memang sudah berkepala empat (penyakitnya!!!), bayangkan... hampir 7 hari dalam seminggu dan 30 hari atau lebih dalam sebulan gue ya kayak gini. GA BISA TIDUR dibawah jam 4 bung.
Kadang sedih dan kecewa karena esok harinya harus bergelut dengan aktivitas kuliah yg begitu wwuuuaaawww (maklum anak kedokteran-Red). Tapi apa daya? ga ada daya apa-apa (cuma lampu kamar dayanya 20W).

Nah, masalah ga bisa tidur di bawah jam 4. Yauda tidur aja jam setengah 5, kan bisa?

*tepokjidat, jam setengah 5 tidur sama dengan serahin jiwa ke pengelola blok bung (pengelola blok: nama lain dari sesuatu yang berkaitan dengan ujian blok setiap blok yang diadakan kampus untuk menentukan bisa tidak nya mahasiswa di blok tersebut mengikuti ujian blok agar nantinya bisa mendapatkan nilai dari blok yang bersangkutan-terminologisuper). Jadi, pernah nih gue ikutin saran itu, tidur jam setengah 5 atau seterusnya diatas jam 4. Yang terjadi apa? Pengelola blok yang disebutin tadi memvonis gue GA BISA IKUT UJIAN. Mamplus !!! Ya iya, jam setengah 5 tidur bangunnya jam 5 sore. Jam segitu bukan saja perkuliahan uda selesai, tapi bendera nya juga uda diturunin bung.


Lha, ujung-ujungnya mau ga mau ya menunggu pagi lagi gue...
Demi Meraih cita2 itu... Meskipun Palpebra Inferior uda punya gantungan yg hampir nandingin PakSBY :D

Meski setahun ini ALHAMDULILLAAH perkuliahan ku bisa dibilang cukup sukses dari segi nilainya, namun lifestyle kayak gini ada resikonya bung ! huft...

Footnote: Gaya hidup seperti ini bikin lu ga bakalan telat ke kampus, toh lu ga pernah bangun telat, karena lu... GA PERNAH TIDUR...

Mohon jangan ditiru MANDUMNA HOLIC sekalian...

~~~~~ sempurna by T.R.I.A.D masih terus mengalun...

Rabu, 27 Maret 2013

Sebaris kata dariku untuk Kalian, Kawan...

aku tau kau menanti hari ini,
bukan untuk sang surya, bukan juga singgasana pagi.
aku tau kau menanti hari ini,
bukan karena kedigdayaan, bukan karena nestapa yg tlah lepas kemudian pergi...
prasasti itu yang menulis, dan kucoba artikan, kau menanti.
*
ini akhir dari deraian kawan, deraian tetesan peluh keringat yang pernah menerjang bumi.
deraian air mata perjuangan, deraian yang beriring langkah kaki-kaki penuh semangat, diatas kerikil tajam yang tlah tertapaki hingga kemudian terlewati...
kau tau? disini ku tau kau menanti.
*
kini, di atas dua tapal batas...
antara aku, kita, mereka, kalian dan hari ini
ku coba satukan bias dibalik perbedaan yang terjadi
lewat kata yang berbait dan susunan bait yang mungkin tanpa makna
*
SELAMAT ATAS GELAR BAHAGIA INI KAWAN...
kini anganmu tlah kau gapai
mimpimu tlah kau tuai

terbanglah lebih cepat,
ikat sayap mu lebih erat...

di sini, di sebuah pulau inai dua tangan ku angkat, salut dan hormat...

untuk hari ini kawan,
hari yang aku tau,
tlah lama kau nanti...

Lhokseumawe, 27 Maret 2013 02.45 am
Mahfudhdinsyah (first Komting 2009)

"SELAMAT YUDISIUM MAHASISWA/i PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNVERSITAS MALIKUSSALEH terbaik 2009, mari cetak sejarah hebat untuk dunia... salam kompak 2009, untuk hari yang lalu, kini dan waktu yang cemerlang di masa depan"

Rabu, 26 September 2012



Minggu, 06 Mei 2012

Tanda Pacar Anda Tidak Tulus Mencintai Anda

Pacaran, hmmm... hal yang sangat lazim terjadi ketika dua insan saling mencintai dan menyayangi satu sama lain. Tapi, jangan salah. Di jaman sekarang banyak juga koq yang pacaran hanya untuk sekedar bermain-main semata. Mau tau apa saja tanda-tanda jika pacar anda itu hanya bermain-main dengan hati anda semata.
berikut beberapa kutipan dari berbagai sumber yang relevan dan sangat bagus untuk anda baca agar anda tidak terlena oleh tipuan-tipuannya.

1. Suka Mengulur-ulur waktu
Nah, bukannya hal ini sering kita jumpai pada beberapa pasangan. Ketika ada suatu janji yang mengharuskan dua insan itu untuk berjumpa, baik formil maupun hanya sekedar jalan-jalan menghabiskan waktu berdua.
Namun, pacar anda tersebut suka sekali mengulur-ulur waktu. menunggu dia dengan berbagai alasan, sedang mandi lah, lagi pake baju, lagi pake make-up atau lain sebagainya. ketika dihubungi beberapa kali, masih seperti itu saja alasannya. Tanpa disadari, ternyata sang pacar hanya mengulur waktu agar durasi waktu anda berdua lebih singkat. Terkecuali memang ada hal-hal tertentu yang memang harus dilakukannya, tapi kalo keseringan ini patut anda curigai bahwa pacar anda tidak tulus bersama anda.

2. Berpenampilan Biasa Biasa Saja Malah Terkadang Lebih Biasa Daripada Yang Dia Lakukan Bersama Teman-Temannya.
Menghias diri dan berpenampilan semaksimal mungkin memang seharusnya seorang pasangan lakukan agar sang pacar senang dan merasa istimewa/special.
Tapi, jika sebaliknya ? Waw... ini jarang terjadi, mungkin hanya satu dari 1000 pasangan yang pernah mengalami kejadian ini.
Tapi, bukan tidak mungkin kan ? hal ini terjadi pada anda... kasian sekali.
Okey, satu dua kali mungkin anda masih bisa memakluminya. Mungkin pacar anda memang tidak punya baju lain selain yang di pakai bersama anda. Walau pun baju jelek, tapi memang itu yang terbaik yang dia punya.
Anehnya, sang pacar adalah pecinta mode. punya banyak baju keren, punya gaya modern, enak dipandang. Tapi... itu semua dikenakan bukan ketika bersama anda, melainkan digunakan ketika menghabiskan waktu bersama teman-temannya.
Jangan salah sangka dulu, mungkin karena dia terlalu sering bersama anda (setiap hari bersama-sama; satu tempat kerja/ satu kampus) mungkin masih bisa dimaklumi. Laah... jika pada momen-momen khususpun sang pacar tetap seperti itu ? Malam Minggu? atau momen khusus lainnya.
Penampilan seadanya, dan sebagainya sebagainya. wuahh... saya pikir anda harus berpikir dua kali, anda harus segera membuang impian dan harapan anda bisa bersama selamanya. Tidak, itu tidak mungkin terjadi.
BERPENAMPILAN SEADANYA BERSAMA ANDA ITU SAMA HALNYA DIA SEDANG MEMBUAT ANDA IL-FILL, KARENA DIA SEBENARNYA SUDAH TIDAK INGIN LAGI BERSAMA ANDA. ANDA LEBIH RENDAH DERAJATNYA DARIPADA TEMAN-TEMANNYA.
kasian sekali nasib anda....

3. Tidak Fokus/ Selalu Sibuk Sendiri Saat Bersama Anda
Mungkin pacar/ Pasangan anda bekerja sebagai tukang parkir, dsb. oo...
Yaa Wajar dunk. Itu namanya memang karena sedang ada pekerjaan penting.
Namun, Anehnya...
Saat si Pacar sedang Jalan dengan anda, Sedang makan malam berdua, ato bahkan sedang telponan berdua bersama anda fikirannya tidak fokus pada obrolan yang sedang anda bicarakan. Banyak alasannya. Waduh, menyedihkan ya. Anda pasangannya atau bukan ? hahaha

4. Disalahin Terus
Hahaha, yang satu ini betul-betul menyedihkan sekali.
Buat begini, SALAH, begitu... Salah... Bla bla bla... tetap aja salah.
Memang anda terus berusaha semaksimal mungkin agar benar, tapi.... TETAP AJA ANDA SALAH.
anda sadari atau tidak, anda sedang dipermainkan pacar. Hati-hati.

5. Not Award For You
wew.... Ketawa dulu yok.... hahahahaa....
Anda sudah berusaha sekali untuk membantu nya agar sang pacar tidak sedih, agar dia bahagia. Tapi, anda tidak pernah dapat penghargaan, selalu saja masih kurang.
huft.... Cinta buta.
ckckckckck

Nah, itu hanya beberapa hal dari banyak hal lainnya yang belum sempat kita bahas, intinya
KETIKA ANDA MENCINTAI SESEORANG MEMANG DIHARUSKAN MENCINTAI APA ADANYA, TAPI KALAU HAL-HAL SEPERTI DIATAS TERJADI, ANDA BETUL-BETUL SEORANG PECUNDANG. HANYA DIBUTAKAN CINTA, DIPERMAINKAN HATI.


Lha... Terus, apa yang harus anda lakukan karena memang anda sangat mencintai sang pacar ?
hmm... bingung sih,.
kita ambil contoh, mungkin pasangan anda seperti pada point kedua, penampilannya bersama anda jauh dibawah standar.
yaa... Bersabar saja, tunggu saja... mungkin ALLAH SWT memang menakdirkan dia TULUS suatu saat nanti. Sekarang sifat anda ya tetap mencintainya, kalau memang ga ada kesabaran lagi yaaa.... terserah anda, anda tau harus bagaimana.
CINTA MEMANG MENERIMA APA ADANYA, TAPI KETIKA SESEORANG MENCINTAI ANDA. DIA AKAN MEMBAHAGIAKAN ANDA, MEMBUAT ANDA NYAMAN BERSAMANYA, DAN TIDAK PERNAH BERNIAT UNTUK MEMBUAT ANDA IL-FILL PADANYA.
So, Serahin semua pada yang diatas. ALLAH SWT MAHA TAU YANG TERBAIK UNTUK SETIAP HAMBANYA.

Wassalam...

Senin, 30 April 2012

 Jangan menoleh kebelakang wahai merpati, terbanglah yg tinggi juga bersama merpati.

Disini, saat ini...
gagak tlah tersenyum.
Mimpi dan rintangan sadarkannya.

Gagak tak akan terbang di sampingmu merpati.

Sayapnya tak cukup menyenangkan tuk melindungi.
Ada merpati yg lebih pantas utk itu.
 

Terbanglah...
Krn awan kebahagiaan tlah menunggu kalian menyatu.

Senin, 27 Februari 2012

Judul aja bingung, apalagi menyelesaikan skripsi. Apa solusinya?

Biasanya, kendala bagi mahasiswa akhir adalah bingung membuat skripsi atau laporan akhir. Akan timbul sedikit penyesalan dan timbul pertanyaan ” Mengapa aku tidak benar-benar serius dalam kuliah,, mendengarkan dosen menjelaskan, tidak memalsukan KHK atau DHK? Nah, sebenarnya masalahnya bukan terletak pada malas atau tidaknya seoraang mahasiswa hadir dalam kuliah dan memperhatikan serta aktif dalam sesi materi. Tapi biasanya mahasiswa bingung untuk memulai apa yang pertama kali harus dilakukan dalam menyusun skripsi. ini terjadi pada teman saya. Semua mata kuliah udah selesai, praktek udah dilaksanakan, Pengabdian udah ikut,, tapi masih juga bingung dalam menyusun lapoaran akhir (skripsi).

wew,,, kali ini penulis sedikit memberikan tips yang mungkin bisa menjadi inspirasi.. terutama bagi mahasiswa yang bingung, mau dan akan menyelesaikan perjuangan akhirnya:

  1. Yang terpenting adalah niat, benerin niatnya. Percayakan “segala sesuatu tergantung pada niat”
  2. Minta nasehat dan petuah dengan Dosen Pembimbingnya.
  3. Banyak bertanya pada teman yang juga lagi nyusun skripsinya.
  4. cari informasi ke ruang pengumuman tentang syarat-syarat menyelesaikan skripsi. Nah, biasanya paling malas nich) atau
  5. Tanya ke teman yang juga lagi garap laporan akhirnya. Dengan siapa kita akan ber-urusan, apa yang harus dipersiapkan, hal-hal lain mengenai teknisnya. Tanya juga tentang judul yang udah pernah dimasukkan, kalau kita memasukkan judul yang sudah ada hanya sampel nya yang berbeda, kemungkinan besar akan di tolak.
  6. Dekatin Ketua Prodi, atau dosen yang berkaitan untuk memasukkan judul skripsi anda. Minimal rajin menyapa dech.
  7. Kalau gak tau juga mau menulis judul. Pergi ke Perpustakaan kampus atau daerah atau browsing internet. Cara bagaimana menulis judul dan Desainnya.
  8. Jangan takut salah, Coba aja tulis judul dan Desainya. kalau sudah jadi, langsung ketemu dengan Dosen PA… “minta Acc”. Dan pasti juga, tanya dimana kekurangannya.
  9. Cari waktu yang cocok untuk menggarap skripsi, tapi jangan juga terlalu nyantai, ntar judul dan desainnya udah masuk duluan oleh mahasiswa yang lain.
  10. Gak ada Biaya, (Waduh, cerita lama nich) kerjakan aja dulu, ntar pasti ada jalan keluarnya.. asal niatnya bener aja tadi. Banyak kan dengar cerita dan berita, anak orang gak mampu bisa sarjana.
  11. Terakhir, ya pasti doa dan bersabar.

Nah, sekarang, ayo semangat lagi untuk menyelesaikan tugas akhirnya.

Jumat, 28 Oktober 2011

Sepotong Pintaku pada Mu, Yaa Rabbi....

Yaa ALLAH, TUHAN yang Maha Mengetahui isi langit dan bumi...
Maha Mengetahui setiap percikan buih di tepi pantai...
dan Yang Maha Mengetahui segalanya.
Bahkan jika itu tersimpan di hati yang sangat dalam.

Yaa ALLAH, Kau juga tahu ku mencintainya, Kau tahu ku menyayanginya, dan Kau tahu aku akan menjaganya walau mungkin belum sempurna.

Yaa ALLAH, jika dia tak bahagia karena cinta ini. Tak bahagia jika aku yang menemani.
Berilah dia seseorang yang bisa membahagiakannya seperti yang dia mau.
Berilah dia kekasih sempurna agar pantas menerima cintanya. Merajut ikatan dengan hatinya.

Namun, sebelum semua itu terjadi...
sebelum dia pergi dan menghilang dari kehidupannku untuk bersamanya.
Bawalah ku pergi ke dunia yang lain agar ku tak menjadi pengganggu di kehidupannya ini.
Lepaskan nyawa dari raga ini untuk selamanya.
Karena Kau tahu Yaa ALLAH, hati ku tak mungkin sanggup...
dan tak akan pernah sanggup...
Saat melihatnya bersama yang lain.

Minggu, 02 Oktober 2011

I will always love you Indah Maulana Sari...

Semoga ini untuk selamanya...

AMIIN YAA RABBAL'ALAMIIN....

Minggu, 07 Agustus 2011

Penyakit Mahasiswa dan Anak Kos

Tidak ada seorang pun yang dengan sengaja ingin menderita suatu penyakit. Namun, faktor alam, yakni perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mengakibatkan kita terkena suatu penyakit.
Tapi, tidak jarang juga lho, penyakit muncul akibat kesalahan kita sendiri. Misalnya, pola makan, kurangnya waktu istirahat karena terlalu sering begadang, tidak pernah olahraga, dan pemilihan makanan yang tidak bersih dan sehat. Hal ini pula yang turut melanda para mahasiswa yang memilih untuk tinggal jauh dari orangtua dan keluarga alias ngekos.

Yuk intip beberapa penyakit langganan yang sering menghinggapi mahasiswa dan anak kos.

Diare. Inilah hukuman bagi kamu yang memang suka jajan sembarangan. Rasa lapar memang alami, namun pilihlah tempat makan yang menyediakan makanan yang sehat. Jangan hanya tergiur dengan tampilan dan aromanya saja, tapi perhatikan pula lingkungan tempat makanan tersebut diolah.

Bagi anak kos, kamu bisa belajar memasak. Selain menjadi lebih sehat, kamu dapat menghemat uang saku. Jika memang terpaksa membeli makanan, pastikan makanan dan lokasi memasak, terjamin kebersihan dan kesehatannya.

Maag. Penyakit ini menyerang lambung karena terjadi luka atau peradangan lambung yang menyebabkan rasa sakit dan perih pada perut.

Penyebab utama penyakit ini adalah pola makanmu yang berantakan atau tidak teratur sehingga produksi asam lambung menjadi berlebihan. Kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan demi begadang mengerjakan tugas atau belajar menjelang Ujian Akhir Semester, dan stres juga dapat memicu timbulnya penyakit ini.

Tidak perlu khawtir, sebab penyakit ini dapat dicegah dan disembuhkan meski tidak sembuh total. Makan dengan teratur, cuci tangan sebelum makan, dan tidak jajan sembarangan dapat membantu mencegah timbulnya penyakit ini.

Typhoid. Merasa asing dengan penyakit tersebut? Demam typhoid atau biasa kita kenal dengan tifus atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi.

Jika kamu sedang demam hingga 40 derajat Celsius, merasa nyeri di sekujur tubuh, nafsu makan menurun, dan mengalami sakit kepala yang luar biasa, segera periksakan diri ke dokter terdekat. Sebab, sangat mungkin kamu menderita penyakit tifus. Di samping memberikan sejumlah obat dan antibiotik untuk mematikan kuman Salmonella typhi, dokter akan menyuruhmu untuk istirahat total (bed rest) guna mempercepat proses penyembuhan.

Tingkat kesibukan di kampus yang luar biasa namun tidak diimbangi dengan pola makan yang teratur dan mengkonsumsi makanan yang bersih dan sehat menjadi faktor kamu mengidap penyakit ini. Sebab, kuman Salmonella typhi masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Untuk aman, biasakan makan masakan rumah bahkan jika perlu bawalah bekal.

Demam Berdarah. Kebiasaan buruk dengan tidak menjaga kebersihan kamar kos maupun kamar pribadi, menumpuk banyak baju pada gantungan pintu, serta jarang menguras bak mandi, dapat menjadi alasan utama kamu terkena penyakit ini.

Betapa tidak, kebiasaan buruk tadi menjadi tempat favorit penyebab penyakit ini, yaitu nyamuk Aedes aegypti bersarang. Padahal, melalui gigitan nyamuk ini, kamu dapat terkena virus dengue yang menjadi asal penyakit yang melanda daerah tropis ini.

Maka, jagalah terus lingkungan tempatmu tinggal, baik tempat kos maupun rumah pribadi sehingga dapat mencegah penyakit berbahaya ini.

Gatal-gatal. Ini bukan karena kamu jarang mandi atau malas menggati baju lho. Tapi, karena kamu memiliki ‘binatang peliharaan’. Maksudnya bukan anjing, kucing, hamster, atau semacamnya, namun tungau atau kutu kasur.

Hewan kasat mata ini penghuni tetap tempat gelap dan lembab, seperti kasurmu. Maka, bagi kamu anak kos maupun tinggal dengan orangtua, biasakan mengganti seprai minimal dua minggu sekali dan membersihkan tempat tidurmu. Atau bagi kamu yang menggunakan jasa pembantu, instruksikan untuk melakukan hal tersebut.

sumber : okezone.com

Senin, 01 Agustus 2011

Cerpenku di muat Serambi Indonesia

ALHAMDULILLAAH....
itu kalimat pertama yang ku ucapkan ketika membaca wall fb dari kawan yang katanya cerpen ku dimuat di serambi indonesia. betapa tidak, cerpen itu adalah cerpen pertama yang kukirimkan langsung ke media, hmmm.... senang sekali rasanya.
bagi sobat Mandumna Holic yang penasaran dengan isi cerpennya, di tunggu saja ya. akan segera saya posting kesini, hanya di mandumna.
hehe...

*senyum-senyum sendiri....
^.^

Mahfudhdinsyah

Sabtu, 30 Juli 2011


Senat Mahasiswa FK Universitas YARSI dan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) mempersembahkan:

"Hari Mahasiswa Kedokteran Indonesia (HMKI) 2011"

- IMMUNITY (Integrity of Medical Community And Indonesian Youth)-

Hari : Minggu

Tanggal : 25 September 2011

Tempat : Auditorium Universitas YARSI

Waktu : 07.00 WIB - 18.30 WIB

Kegiatan ini meliputi : Workshop, talkshow, diskusi panel, diskusi interaktif organisasi mahasiswa kedokteran, dan sarasehan

Ayo segera daftarkan dirimu untuk berpartisipasi dalam acara yang bertaraf nasional!!! Di acara ini kalian bisa turun langsung dalam peningkatan pergerakan mahasiswa untuk Bangsa Indonesia.

Acara ini berlaku untuk semua mahasiswa FK dan NON FK di seluruh Indonesia :D

Pembayaran gelombang pertama dari tanggal 1 Agustus 2011 - 15 Agustus 2011 dengan biaya :

a) mahasiswa FK/ PHN/ PHW/ KETUA BEM/SENAT : Rp80.000,00

b) mahasiswa NON FK : Rp50.000,00

Pembayaran gelombang kedua dari tanggal 16 Agustus 2011 - 15 September 2011 dengan biaya :

a) mahasiswa FK/ PHN/ PHW/ KETUA BEM/SENAT : Rp95.000,00

b) mahasiswa NON FK : Rp65.000,00

Biaya termasuk:

Tool Kit, Konsumsi, dan Sertifikat

CP :

Chintia Nilna Muna FK UY '09 085719917675 (23B8155C)

Nadya Himawan FK UY '08

08176380892 (21426E74)


powered by :

Kamis, 28 Juli 2011

FILM DAN DUNIA NYATA


Mandumna holic, ingatan kita mungkin belum begitu saja dapat melupakan sebuah tragedi berdarah yang terjadi di norwegia, seperti diketahui sebelumnya negara skandinavia tersebut baru saja diguncang oleh 2 tragedi beruntun yang terjadi hampir secara bersamaan pada Jum’at, 22 Juli 2011. Banyak spekulasi yang berkembang mengenai tragedy ini, terutama yang paling panas dikabarkan bahwasanya seorang pemuda yang bernama Anders Behring Breivik merupakan tokoh dibalik dua serangan ini.


Selain itu, dari dalam negeri dikabarkan juga telah terjadi sebuah serangan penembakan yang korbannya tidak lain adalah seorang pentolan dari bekas pejuang kebebasan Aceh. Dan sampai saat ini kasusnya masih dalam pengusutan pihak kepolisian.

Dilain sisi, entah secara kebetulan atau apalah namanya (maaf, sebenarnya saya tidak percaya kepada kata “kebetulan”) beberapa hari dan bahkan beberapa minggu ini waktu saya lebih banyak terhabiskan untuk menonton film, dan rata rata filmnya hampir persis dengan apa yang terjadi. Ya… pembunuhan dan pembantaian.

Lalu, apa hubungannya dengan peristiwa-peristiwa itu ?

Nah, bagi saya ada. Kasus norwegia ibarat seperti film yang saya sendiri sudah lupa apa judulnya. Di film tersebut diceritakan tentang kebencian dari seorang pecundang yang membunuh secara membabi buta untuk menunjukkan keeksistansinya, ya… saya kira begitu.

Untuk kasus nasional, saya mengibaratkan seperti film “Shinjuku”. Film yang di aktori oleh Jackie Chan itu bercerita tentang pembunuhan antar kelompok yang kesemuanya berada pada pusat yang sama, Yakuza.

Jujur, sedikit takut memang dalam berspekulasi seperti ini. Namun tidak ada salahnya kalau saya ingin mengungkap sebuah fakta meskipun apa yang saya katakan belum tentu jelas kebenarannya.

Semua itu akan terungkap pada waktunya, dan kita sebagai hamba hanya bisa menunggu saja.

/:mahfud

Selasa, 26 Juli 2011


Maaf belum bisa menerbitkan postingan baru, lagi fokus otak atik templatenya ni guys (hag hag).
template sekarang, masih ada kelemahan di sana sini.
bingung juga ni saya mau ubah dengan tema apa...
kalau dari mandumna holic punya ide, boleh kok...!
untuk perbaikan site ini juga kedepannya, hehe..

oia, mulai hari ini, ayo donk kita budayakan comment. biar semangat lagi menulisnya...
betul... betul...betul...

:smile:

Sabtu, 16 Juli 2011

Hati yang mana ? Part 1

Ibarat burung yang tlah ditumbuhi sayap, dia akan terbang, menari berkelok untuk menghiasi awan awan dan gerimis hujan di alam bebas. Hmmm… Begitu pula manusia. Akan terbang dengan fikiran dan tingkah laku dalam rangka meniti proses kehidupannya.



*
Detik menjelang pagi, hiruk pikuknya dunia belum mulai terpatri. Hanya sesekali terdengar kicauan burung sahut menyahut azan shubuh dari jiwa jiwa suci.

Di luar, suaedi dan isterinya sedang mempersiapkan sayur mayur untuk di jajakan di pasar. Sementara si sulung, masih sibuk membereskan baju baju dan bahan bahan lain yang akan dibawa serta dengannya ke kota seberang. Namanya hendra, hari ini dia akan meneruskan hidup untuk berjuang memacu otak di sebuah universitas, setelah sehari sebelumnya membaca surat kabar yang menyatakan dirinya diterima di fakultas kedokteran universitas tersebut. Suaedi dan isterinya senang bukan kepalang, walau dilain sisi keduanya merasa sedih karena harus merelakan anak tertuanya pergi meninggalkan mereka. Hendra pun sebenarnya berkata demikian, walau hanya dalam hati.

Jam dinding masih menunjukkan pukul 04.47 pagi, sebuah mobil pick up tua beberapa kali membunyikan klakson. Mobil itu milik pak kasim, lelaki setengah baya yang sehari hari bekerja sebagai pengantar orang orang yang akan ke kota di pagi hari. Suaedi, isterinya, serta reno dan lena dua bocah yang masih kecil, juga terbangun lebih awal hari itu. Hendra mengikuti dari belakang, dia seakan belum rela jika harus pergi secepat itu, meninggalkan keluarga tercinta.

“sudahlah nak, segera berangkat. Tak perlu kau bermuram begitu, ini kan demi kebaikanmu juga” desak bu minah, isterinya suaedi.

“baik bu, hendra pamit. Doakan anakmu cepat cepat selesai kuliah dan menjadi dokter yang baik”

Mobil melaju, deraian air mata terlihat jelas. sangat sangat jelas.

**

“hai… gue Laras” gadis ayu disamping ku menyapa dan menjulurkan tangannya. Aku membalas sapanya sembari melakukan hal yang serupa. “aku Yudi, dari bandung”

“ooo… kalo tidak salah, kita satu kelas kan?” “hmm… sepertinya begitu” jawabku.

Suasana kampus terlihat asri, terkesan sekali kalau ini memang kampus fakultas kedokteran. Kampus yang diidam idamkan oleh banyak orang.

Meski tidak langsung belajar tapi hari ini sangat penting untuk kami semua para mahasiswa baru, kami akan dikenalkan dengan kampus ini, sekaligus rumah yang akan menjadi tempat kami beberapa tahun kedepannya.

Dan merekalah yang mengarahkan, para senior senior gagah dan cantik yang dibalut dengan seragam bersih berwarna hijau. Seragam yang di kemudian hari kukenal dengan nama almamater.

“Assalamu’alaikum dan selamat datang adik adikku tercinta” pekik seseorang dari podium. Semuanya secara berbarengan menjawab, termasuk aku.

Sekitar 3 jam lebih kami diberi pengarahan. Aku rasa cukup, karena sebenarnya bosan juga harus mendengar ocehan senior senior itu lebih lama.
pikirku...*

Bersambung…